Pertanyakan Tarif Pasang Baru Listrik PLN - myzone.okezone.com
Close [x]

Daftar

Pertanyakan Tarif Pasang Baru Listrik PLN

Posted by feri on June 10, 2010 | 10 comments

Saya baru saja akan melakukan proses pemasangan listrik baru PLN yang saat ini sudah menggunakan sistem prepaid. Ketika melihat brosur pasang baru harganya untuk itu masih dalam taraf yang wajar Rp650.000, tetapi setelah beberapa hari ternyata ada oknum PLN yang datang ke rumah dan merinci semua ongkos pemasangan baru dan harganya melonjak menjadi Rp1.500.000.

Benar-benar fantastis sekali harganya. Saya minta rincian kenapa harganya jadi bengkak sekali, akhirnya oknum tersebut bilang sisanya untuk membeli semua perlengkapan dan instalasi sebanyak 3 titik. Saya bilang oke, tetapi ketika saya tanya apakah barang yang dipasang berupa kabel dan stop contact sesuai dengan standar kelistrikan, dia bilang standar.

Tetapi apa yang terjadi, ternyata ketika saya tanyakan jenis kabel, luas penampang kabel, tahanan dalam kabel serta apakah kabel tersebut terbungkus oleh stringking cable, dia tidak bisa menjawab. Sepengetahuan saya semua instalasi yang dikerjakan di lapangan tidak sesuai dengan standar kelistrikan dari jenis kabel, tahanan kabel serta grounding yang tidak benar ini suatu harga yang mahal sekali harus dibayar dengan nilai jasa tidak sesuai dengan standar kelistrikan.

Apalagi PLN ataupun Vendor PLN tidak bertanggung jawab atas kebakaran dan konsleting listrik bila terjadi. Apakah PLN tidak mempunyai standar dan kontrol untuk vendor serta pemain rupiah di bawah, atau memang tutup mata karena dari atas sampai bawah dapat jatah tersebut?

N Budhi Luhur
Jl Mega Kuningan Lot E4-7 No 1, Jakarta
08176080311
n.budhi.luhur@gmail.com

10 Responses to Pertanyakan Tarif Pasang Baru Listrik PLN

  •  
    rudi
    saya pasang listrik 1300w tgl 1 okt 2010 Rp.2.300.000 memang sebenarnya sya kurang percaya...!!!!!!!!! PLN BOGOR apa memang menarif hrga listrik spt itu???????
  •  
    EDI
    Wah ternyata bieaya pasang listri abu2 alias kabur gak transparant. Teman-teman udah pada menjerit dengan biaya pasang 800.000an untuk tarif daya 900. Ada yang lebih mengejutkan lagi di tempat saya kecamatan teramang jaya kabupaten muko-muko propinsi bengkulu untuk pasang listrik daya 900 harus punya uang 7000.000 tujuh juta rupiah atau lebih jadi gak salah kalau korupsi di negri ini sudah merata di semua institusi. Oke kalau begini perlu bpk dan kpk selidiki PLN. Biaya pasang yg saya sebut tadi harus tungu beeerrtahun utuk pemasanganya anehkan? Tapi memang itu kenyataanya
  •  
    surasman
    pln sulselbar keleawat banget, masang tarif pasang tarip pasang baru sampe 6 jutaan, padahal sudah dipasang instalasinya. slogan PLN yang anti suap rupanya hanya dibibir saja. Bagaimana dengan orang miskin apakah bisa menikmati listrik yang katanya disubsidi
  •  
    sam aris, ST
    Saya sebagai masyarakat dibuat bingung ma pusing sama PLN dan BTL. pasang baru super mahal dan tidak trasparan. PLN berselogan kerja tanpa suap tapi kata BTL tanpa suap tidak jalan/ pelayanan lamban. seharusnya PLN buat daftar biaya pasang baru listrik yang murah dan trasparan jangan mau diatur BTL, tapi karena BTL kasih upeti dan sogokan ke PLN jadi PLN mengikuti aturan BTL. seharusnya diperinci Biaya BP & UJL = 800 rban ( daya 900 VA ) + konsuil 77 rb ( daya 900 VA )+ biaya pasang instalasi dan jasa pengurusan utk BTL ( ini yang paling tdk trasparan )yang membuat pasang baru daya 900 VA bisa jadi 2.5 juta. seharusnya Jaminan instalasi listrik pelangan( JILP ) sebenarnya sudah tidak perlu, JILP ini seperti tipuan saja harga jadi mahal yang dijamin hanya 3 lampu dan 1 stop kontak, apa cukup 1 rumah dengan itu, lebih baik konsuil dan PLN mensyaratkan instalasi yang diajukan pemeriksaan adalah instalasi diseluruh rumah itu bukan 3 lampu + 1 stopkontak. instalasi yang sudah diperiksa konsuil itu berarti intalasi itu standar SNI dan pemasangannya sesuai PUIL 2000 aturan pemasangan listrik.
  •  
    sam aris
    Saya sebagai masyarakat dibuat pusing oleh PLN dan BTL ( Pemborang listrik). Pada saat proses pasang baru biayanya sangat gila mahal dan tidak transparan. PLN tidak mau membuat standar dan perincian pasang baru listrik. contoh daya 900 Va biaya pasang baru listrik 2.5 juta bahkan tetanggaku lebih. setelah saya selidiki memang ada 3 pos yaitu 1. PLN dengan BP& UJL sekitar 800 ribuan 2. BTL ( Pemborang ) dengan asosiasinya yang mengeluarkan JILP. Dibagian ini yang paling tdk trasparan,uang jasa tdk ada standar yg jelas, JILP dan matrial paket yang harganya mengila, matrial paket dan JILP harga bisa diatas 1 juta padahal kalau kita beli matrial yang sama dengan paket ditoko hanya 350 - 400 ribu tp di asosiasi BTL harga jadi gila.setelah saya cari info selisih uang tadi ada yang lari jadi upeti ke PLN .PLN beri selogan kerja tanpa suap tp kenyataan tanpa suap tdk jalan( seharusnya KPK selidiki PLN sampai jajaran dibawah ). 3. ke Konsuil badan pemeriksa intalasi disini bayar RP 77000,Disi lumayan trasparan dari daya brapa sampai brapa sudah ditentukan pemerintah tp perisa instalasi sedikit banyak biaya sama yg dibuat acua daya yg terpasang.konsuil baik melindungi masyarakat dari ulah bejat oknum BTL dulu blm ada konsuil matrial yg dipasang amburadul tdk SNI dan pasangnya asalnyala. tp konsuil masih ada kekurangannya seharusnya konsuil mensyaratkan instalasi yg diperiksa harus seluruh rumah jangan 3 lampu + 1 stop kontak sesuai matrial paket.seharusnya seluruh rumah instalasi dipasang oleh BTL dan diperiksa oleh konsuil biar aman.jaminan instalasi listrik pelanggan ( JILP ) yg mahal sudah tdk perlu.JILP itu pembodohan pelangan gmn tidak yg dijamin hanya 3 lampu dan 1 stop kontak apa rumah cukup dgn itu..? kalau instalasi dirubah jaminan hilang jadi percumahkan.mending instalasi dipasang semua tanpa JILP tapi harus diperiksa semua oleh KONSUIL biar jadi aman. PLN tunjukan selogan kerja tanpa suap jangan hanya selogan, buat pasang baru listrik murah dan transparan....MAJU TERUS PLN DAN KONSUIL....BTL JANGAN BODOHI MASYARAKAT TRUSSSSSSSSSSSSS.
  •  
    tukang
    menyikapi biaya pasang baru memang kadang-kadang di berbagai unit PLN, BTL menerapkan biaya masing-masing. Sebagai contoh daya 7700 Va kalo dihitung biaya BP/UJL sekitar 7,1 Juta. Akan tetapi BTL mengenakan biaya sampai 14 juta. BTL MEMANG GARONGGG, MALING DAN PEMERAS. Saya lebih setuju AKLI/BTL bubarkan aja mereka posisi cuma MAKELAR dan JADI BENALU YG TIDAK TAU MALU DI PLN. Sebagai contoh saya menangani beberapa BTS dibeberapa wilayah JAWA TENGAH. Padahal saya sudah mengeluarkan upeti-upeti beberapa juta untuk mempercepat proses pasang baru dan perlu dicatat sampai detik ini belum disetujui, padahal sudah 4 bulan. BTL menetapkan biaya seenaknya wudel dia. Kalopun ada biaya KONSUIL dan SLO berapa masing-masing tarifnya anda jangan sok tauu....
  •  
    omes
    tutup aja AKLI mereka itu Calo - calo mending ikut standard PLN so Di pasang sama tukang bangunan
  •  
    pamuji
    Yth:Pak Dwiyanto. Pemberlakuan Sertifakat Laik Operasi sebenarnya sudah dimulai tahun 2005 dengan terbitnya PP No. 3 tahun 2005, sedangkan untuk pelaksanaan penerbitan SLO dilakukan oleh KONSUIL yang berdiri melalui KEPMEN 1109.K/30/MEM/2005. Dalam PP No. 003 tahun 2005 dinyatakan bahwa : Pekerjaan instalasi ketenagalistrikan untuk penyediaan dan pemanfaatan tenaga listrik harus dikerjakan oleh Badan Usaha Penunjang Tenaga Listrik yang disertifikasi oleh lembaga sertifikasi yang terakreditasi. Pada point lain dinyatakan : Pemeriksaan instalasi pemanfaatan tenaga listrik konsumen tegangan rendah dilaksanakan oleh suatu lembaga inspeksi independen yang sifat usahanya nirlaba dan ditetapkan oleh Menteri. Dalam proses pasang baru sebenarnya sudah ada fungsi control dimasing-masing badan yang terkait, misalnya Konsuil mensyaratkan instalasi yang akan disertifikasi harus dipasang oleh Badan Usaha/instalatir yang sudah tersertifikasi dengan dibuktikan adanya Jaminan Instalasi yang terbitkan oleh intalatir tersebut. Sedangkan untuk Badan Usaha Penyediaan Tenaga Listrik dalam hal ini PLN, telah syaratkan bahwa intalasi pemanfaatan yang dapat dipasok tenaga listrik adalah instalasi yang sudah mempunyai persyaratan SLO. Walaupun demikian secara normatif dalam PP no.003 tahun 2005, baik Pemerintah pusat maupun PEMDA sebenarnya mempunyai kewenangan untuk melakukan pengawasan dan pembinaan ketenaga listrikan . Tetapi juklak untuk pemda dalam melakukan pengawasan ketenagalistrikan kelihatannya belum ada. Terima kasih
  •  
    dwiyanto
    Pak Pamuji, apakah yang bapak kemukakan di atas merupakan mandatory dalam instalasi listrik? Bagaimana dengan instalatir listrik yg belum punya sertifikat? Padahal banyak developer perumahan yang menggunakan instalatir tanpa sertifikat. Dan bagaimana prosedure nya untuk melaporkan hal seperti ini? Terimakasih
  •  
    pamuji
    Pak Budi..secara normatif dalam proses sambung baru listrik banyak institusi yang terkait, yaitu PLN sebagai penyedia energi, BTL/instalatir/Kontraktor sebagai pemasang instalasi serta KONSUIL sebagai penerbit Sertifikat Laik Operasi pada instalasi pelanggan. Instalir ini dibagi 2: intalatir yang menyambung listrik dari jaringan PLN ke alat ukur, instalatir tersebut yang menunjuk PLN dan dibayar oleh PLN, jadi calon pelanggan tidak usah memikirkan instalatir ini. Selain instalatir tersebut, adalah intalatir yang memasang instalasi rumah. Instalir ini yang menunjuk adalah calon pelanggan. Pelanggan bebas menunjuk instalatir yang akan memasang instalsi rumahnya, yang penting sudah mendapatkan sertifikasi dari LPJKN dan ijin usaha dari Pemda setempat. Agar Pak Budi dapat memproleh ijin penyambungan, pertama, rumah Pak Budi harus sdh dilewati jaringan listrik. Kedua instalsi rumah Pak Budi harus mendapat SLO (Sertifikasi Laik Operasi) yang terbitkan oleh KONSUIL. SLO akan diurus oleh Intalatir yang memasang instalasi rumah Pak Budi. Oleh karena Biaya Pasang Baru rinciannya sebagai berikut : 1. Biaya Penyambungan dan Uang Jaminan langganan dibayarkan kepada PLN (nilainya ditentukan oleh PLN). Apabila kWh meternya prepaid seharusnya tanpa Uang Jaminan Langganan. 2. Biaya pemasangan instalasi rumah (yang menentukan harga ini adalah instalatir, biasanya pertitik include JAMINAN INSTALASI). PLN tidak berwenang menentukan harga instalasi ini, karena bukan ranah PLN. Isntalasi rumah merupakan intalasi pemanfaatan yang merupakan aset pelanggan. 3. Biaya SLO dibayarkan kepada KONSUIL. yang menentukan besar biaya SLO adalah Pemerintah. SLO ini akan di urus ke KONSUIL oleh intalatir yang memasang instalasi rumah. Terimakasih

Your Response