Panglima TNI Terima Laporan Kenaikan Pangkat 27 Pati TNI - myzone.okezone.com
Close [x]

Daftar

Panglima TNI Terima Laporan Kenaikan Pangkat 27 Pati TNI

Posted by feri on June 30, 2010 | 0 comments

JAKARTA - Pangkat dan jabatan bukan sekedar penghargaan atau pengakuan, tetapi lebih dari itu adalah sebagai “amanah” dari bangsa dan negara. Oleh sebab itu, harus diemban dan dipertanggungjawabkan dengan sebaik-baiknya. Demikian penegasan Panglima TNI Jenderal TNI Djoko Santoso dalam amanatnya pada acara laporan kenaikan pangkat 27 orang Perwira Tinggi (Pati) TNI di Ruang Hening Gd Sudirman, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Selasa (29/6/2010).

Sebagai penghargaan atau pengakuan, sambung Panglima TNI, tentu tidak berhenti dengan telah diraihnya pangkat Jenderal, Laksamana atau Marsekal oleh para perwira. Penghargaan dan pengakuan itu justru baru dimulai dan baru akan bermakna, ketika para Pati dapat terus melahirkan kreativitas dan kerja cerdas serta tetap menunjukkan keteladanan, dedikasi, loyalitas dan prestasi.

Laporan kenaikan pangkat para Pati TNI tersebut berdasarkan Surat Perintah Panglima TNI Nomor: Sprin/1195/VI/2010 tanggal 28 Juni 2010. Adapun 27 Pati TNI yang melaporkan kenaikan pangkat terdiri dari 16 orang Pati TNI AD, 4 orang Pati TNI AL dan 7 orang Pati TNI AU, antara lain yaitu Letjen TNI Muhamad Noer Muis, S.IP, Msc. (Irjen TNI), Mayjen TNI Leonardus Jp. Siegers (Pangdam I/BB), Mayjen TNI Waris (Danpaspampres), Mayjen TNI Agus Suharyanto (Pa Sahli Tk. III Bid. Sosbud HAM Panglima TNI), Brigjen TNI Edy Susanto (Kasgartap I/Jkt), Brigjen TNI Bambang Ratmanto, S.T., M.M. (Dirkuad), Brigjen TNI DR. Ir. Suharno, M.M. (Pa Sahli Tk. II Bid. Intekmil Panglima TNI), Brigjen TNI Soekoyo (Wadan Pusterad), Brigjen TNI P. Prasetyanto, S.IP, S.E (Waasrena Kasad); Mayjen TNI (Mar) Baharudin, S.E, M.A.P (Pa Sahli Tk. III Bid. Intekmil Panglima TNI), Brigjen TNI (Mar) Gatot Subroto (Wagub AAL), Laksma TNI Dedy Yulianto (Danguspurlabar); Marsda TNI Dede Rusamsi (Pa Sahli Tk. III Bid. Ekkudag Panglima TNI), Marsma TNI Dr. M. Fachrudin Mulyono, Sp.THT (Kadiskesau), Marsma TNI M. Yan Mangesa (Dansatinteltek Bais TNI) dan Marsma TNI Abdul Muis (Pangkosekhanudnas II).

Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI juga menyampaikan perkembangan sosial politik dalam negeri, terutama berkaitan dengan isu Hak Pilih TNI yang kembali mengemuka dan menghangat serta menjadi agenda pembicaraan elit politik dan masyarakat luas. Oleh karena itu, Panglima TNI berharap melalui para Jenderal, Laksamana dan Marsekal di jajaran TNI, agar dapat menjelaskan kepada seluruh prajurit bahwa terkait masalah Hak Pilih, TNI berpegang kepada Undang-Undang TNI Nomor 34 Tahun 2004 dan Undang-Undang Pemilu.

Di akhir amanatnya, Panglima TNI juga menyampaikan atensi dan harapan yang perlu mendapat perhatian bersama oleh seluruh anggota TNI. Pertama, ikuti setiap perkembangan situasi secara cermat dan lakukan langkah antisipasi secara akurat agar kondisi stabilitas nasional yang kondusif tetap dapat dikawal dan dijamin dengan sebaik-baiknya demi kesinambungan pembangunan nasional. Kedua, pegang teguh dan amalkan komitmen “netralitas” TNI dalam politik praktis. Pelajari, pedomani dan amalkan semua undang-undang dan peraturan tentang Politik Kenegaraan, Pertahanan Negara dan tentang TNI, serta segala peraturan lainnya. Ketiga, Pelihara dan tingkatkan terus soliditas dan solidaritas sesama prajurit TNI, dengan tetap mengikuti perkembangan dan melakukan “penajaman” analisa situasi, agar senantiasa siap sedia dan tidak terdadak oleh perubahan cepat yang setiap saat dapat terjadi.

Authentikasi:
Mayjen TNI Aslizar Tanjung S.E., M.B.A
Kapuspen TNI

Your Response