Pencuri Dewa Kwan Kong Diketahui Celaka Hidupnya - myzone.okezone.com
Close [x]

Daftar

Pencuri Dewa Kwan Kong Diketahui Celaka Hidupnya

Posted by heruchris on Apr 27, 2011 | 0 comments

PATI - Pencuri patung Dewa Keadilan "Kwan Kong" (Kwan Sing Tee Koen) di Klenteng "Hok Khing Bio" Juana-Pati, Kawa Tengah, belum terlacak oleh Polisi Polres Pati, walaupun sudah terjadi lebih setahun lalu. Tetapi diam-diam para Juru Kunci (Biokong) klenteng didaerah Juana, Pati dan Welahan-Jepara, sudah mengetahui pelakunya namun didiamkan, karena si pencuri dipastikan hidupnya celaka berat saat ini.

Buat apa dilaporkan Polisi, malah memperpanjang perkara, ujar Ngo-it Hartono (65), Biokong Klenteng "Tjoe Tiek Bio" Juana-Pati. Biarkan saja, toch dia sudah dihukum oleh karmanya sendiri. Lebih berat dari hukuman pengadilan. Saya tahu pasti karena saya melihat hidup si pencuri kini selalu dirundung celaka berat, ujarnya saat ditemui, 27 April 2011.

Patun perunggu Dewa "Kwan Kong", setinggi 30 Cm asli Tiongkok, dicuri siang hari oleh orang tak dikenal dari Klenteng "Hok Khing Bio", saat Biokongnya, Tonny (57), tertidur karena kelelahan. Polres Pati sempat menginterogasi Tonny semalaman. Akhirnya dilepas karena Biokong ini tidak ada tanda-tanda terlibat dalam kasus kriminal tersebut.

Sudah Diincar

Menurut Ngo-it, pencuri itu pria setengah umur. Tinggal didaerah Welahan Jepara. Dia sudah mengincar patung Kwan Kong, sdejak Kongco (dewa yang dimuliakan) tersebut berada dialtar Klenteng "Hian Thian Siang Tee" Welahan Jepara. Sebelum kemudian patung suci itu "minta pindah" ke Klenteng "Hok Khing Bio" Juana-Pati.

Ketika patung Kwan Kong sudah pindah ke klenteng Juana, si pencuri datang ke klenteng Welahan bertanya pada Biokong, dimana patung Kwan Kong berada sekarang ? Biokong menjelaskan, patung itu kini berada dialtar klenteng Juana (85 Km Timur Welahan). Si pencuri sempat mengecek, dua kali datang ke klenteng Juana. Setelah memastikan patung itu berada diklenteng Juana, barulah dicurinya patung Kwan Kong itu.

Para Biokong tidak curiga pada pria itu yang kemudian mencuri patung Kwan Kong. Sebab dia kerap sembahyang diklenteng dan diketahui alamatnya. Para Pengurus/Biokong klenteng membiarkannya dengan pertimbangan, pria itu kini hidupnya sangat menderita. Selain itu ada kepercayaan, patung Kongco yang dicuri dan tidak kembali, berarti Kongco itu sudah tidak cocok berada dialtar klenteng.

Riwayat Kwan Kong

Kwan Kong atau Kwan Sing Tee Koen, adalah Dewa Keadilan dan Kejujuran. Didaraan Tiongkok, dikenal sebagai jenderl perang gagah berani. Riwayatnya sangat popular dituangkan dalam "Kisah Sam-kok" (Tiga Negeri). Tubuhnya tegap tinggi dan besar. Tangan kanannya memegang pedang. Satu ciri khasnya, wajah dewa ini dalam rona merah.

Soal wajah merah itu ada kisahnya. Suatu saat Kwan Kong jumpa wanita menangis, sebab anak wanitanya dirampasa dijadikan gundik seorang Wedana. Kwan Kong marah, dibunuh si Wedana dan anak wanita itu dikembalikan ibunya. Sejak itu Kwan Kong jadi buron. Didaerah Dong-guan Cina, disebuah mata air, Kwan Kong membasuh muka. Seketika setelah itu wajahnya berubah merah.

Kwan Kong (Kwan Sing Tee Koen), selain dikenal sebagai Dewa Keadilan dan dimuliakan warga Tionghoa dimanapun berada. Juga dipercaya sebagai Dewa Kejujuran Simbol Kesetiaan, dan Dewa Pelindung Rakyat dari segala bencana mengerikan. Dewa Kwan Kong paling tak suka melihat kesewenang-wenangan. Dia pasti turun tangan, membela dan melindungi para korban tirani. (Heru Chris).

Your Response