RUANG SASTRA
Ku Terngiang Gadis Rasyid
Eloknya perempuan Cuma itu2 saja Bersepadan tak bersahja Anngun wajah bagai merona Hasrat mencari ntah kemana
Ikhlas dalam Menolong
Di malam yang sunyi, terlihat sosok pria dengan pakaian yang lusuh dan basah tersiram air hujan yang turun pada malam itu melangkah dengan wajah menunduk dengan pandangan kosong seakan ada masalah yang mendera. Setelah berjalan menyusuri jalanan yang tak tau entah kemana arah tujuan pria itu. Berhentilah pria itu di sebuah toko kecil yang sudah istirahat dari aktifitas ekonomi malam itu
KAMU
Aku masih dalam khayal ku, Masih saja hanya kamu yang dalam hening malam Sebentar aku tertawa, sebentar aku bisa langsung menangis. Terucap kata aku ingin kau lagi, aku ingin kau lagi yang menebar senyum dihari hari ku. Aku ingin kau lagi yang memeluk dan merindu.
Adakah Kau Melatiku
Irama lantunan waktu yang hampir tak mewarnai langkahku Membuat kisah dilema kian menjadi beku Di antara sunyinya malam dan lelap tidurku Di sela-sela pertualangan dan prinsip hidupku
Serambi Madinah
Dikala laut tak lagi terpandang indah Ketika gelombang aliri sawah-sawah Di saat kemarau melanda tanah basah Tatkala pohon berbunga tapi tak berbuah

Posted by:
Posted by: